Memasuki tahun 2026, tantangan peredaran narkotika semakin kompleks dengan berbagai modus baru yang terus berkembang di masyarakat. Oleh karena itu, Polres Mataram telah menyusun langkah strategis dalam Penegakan Hukum yang lebih tajam, terukur, dan berbasis pada data intelijen yang akurat. Fokus utama kami di tahun ini adalah memutus rantai distribusi dari hulu ke hilir dengan menindak tegas tidak hanya kurir atau pemakai di jalanan, tetapi juga mengejar aktor intelektual yang mengendalikan operasional sindikat narkoba di wilayah kami.
Proses Penegakan Hukum yang kami lakukan di tahun 2026 juga menitikberatkan pada profesionalisme dan kepatuhan terhadap prosedur hukum yang berlaku. Setiap operasi yang dijalankan oleh personel Polres Mataram didasarkan pada pengumpulan bukti yang kuat agar setiap tersangka dapat dijerat dengan sanksi maksimal di pengadilan. Kami memahami bahwa ketegasan dalam proses hukum sangat penting untuk memberikan efek jera, sehingga para pelaku tidak memiliki kesempatan untuk kembali mengulangi perbuatannya setelah menjalani masa hukuman mereka.
Di samping langkah represif, strategi Penegakan hukum kami di tahun 2026 juga diseimbangkan dengan pendekatan restoratif bagi korban penyalahgunaan. Kami terus bekerja sama dengan pihak kesehatan dan instansi terkait untuk memastikan bahwa pengguna narkoba yang terbukti bukan sebagai pengedar tetap mendapatkan akses rehabilitasi yang layak. Dengan memisahkan antara pihak yang memang berniat merusak melalui peredaran narkoba dengan mereka yang menjadi korban kecanduan, kami berharap dapat menekan angka pengguna secara bertahap melalui sistem hukum yang humanis dan adil.
Polres Mataram juga akan meningkatkan penggunaan teknologi dalam setiap proses Penegakan hukum yang kami jalankan. Penggunaan sistem pemantauan digital serta penguatan kapasitas siber menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi kami tahun ini. Hal ini dilakukan agar aparat kepolisian dapat mengimbangi kecepatan para pelaku kejahatan yang kini semakin sering menggunakan jalur daring untuk bertransaksi. Kami akan terus memantau setiap celah distribusi dengan teknologi yang mumpuni agar setiap upaya penyelundupan barang terlarang ke wilayah Mataram dapat digagalkan sejak dini.
Sebagai penutup, Polres Mataram menegaskan bahwa komitmen kami dalam Penegakan Hukum narkoba di tahun 2026 tidak akan pernah goyah. Kami mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan penuh kepada kami dalam menjalankan tugas ini dengan cara tetap waspada dan proaktif melaporkan hal-hal mencurigakan. Dengan kombinasi antara ketegasan hukum, pendekatan rehabilitasi yang tepat, dan dukungan masyarakat yang kuat, kita bersama-sama dapat mewujudkan Kota Mataram yang bersih, aman, dan bebas dari jeratan narkotika di tahun ini.
