Strategi yang telah disusun mencakup pemberlakuan pengamanan ketat di berbagai titik vital, mulai dari bandara, pelabuhan, hingga pusat-pusat akomodasi hotel. Polisi akan mengerahkan personel dalam jumlah besar untuk melakukan patroli rutin guna mencegah segala bentuk potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas yang parah. Pengaturan alur kendaraan menuju lokasi acara menjadi tantangan tersendiri, sehingga sistem manajemen lalu lintas cerdas (Smart Traffic Management) mulai diaktifkan. Penutupan beberapa ruas jalan secara situasional juga akan dilakukan untuk memberikan prioritas bagi rombongan atlet dan ofisial agar tidak terlambat menuju arena balap dunia tersebut.
Provinsi Nusa Tenggara Barat kini telah menjadi pusat perhatian dunia otomotif internasional, terutama dengan digelarnya berbagai seri kejuaraan bergengsi di sirkuit-sirkuit ternama. Menjelang perhelatan besar di tahun 2026 ini, kesiapan infrastruktur pendukung dan keamanan menjadi fokus utama pemerintah. Jajaran Polres Mataram telah menyatakan kesiapannya untuk melakukan pengawalan penuh guna menjamin kelancaran acara yang akan dihadiri oleh ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara tersebut. Sebagai pintu masuk utama dan wilayah penyangga sirkuit, kota Mataram memegang peran krusial dalam menciptakan kesan pertama yang aman dan nyaman bagi setiap pengunjung yang datang.
Selain pengamanan di jalur darat, kepolisian juga berkolaborasi dengan unit siber untuk memantau peredaran tiket palsu dan penipuan akomodasi yang sering kali marak terjadi menjelang acara besar. Pengawasan melalui CCTV yang terintegrasi dengan teknologi pengenal wajah juga dipasang di area-area publik yang padat pengunjung untuk memudahkan identifikasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Partisipasi masyarakat lokal sangat diharapkan untuk ikut menjaga ketertiban dan keramahtamahan khas Lombok. Dengan keamanan yang terjamin, prestise Indonesia sebagai tuan rumah yang profesional akan semakin diakui oleh dunia internasional, yang pada akhirnya akan mendongkrak ekonomi daerah secara signifikan.
Bagi warga setempat dan para wisatawan, koordinasi yang baik dengan aparat di lapangan adalah kunci untuk menikmati perhelatan ini tanpa kendala. Polisi mengimbau agar para penonton sudah melakukan perjalanan menuju lokasi lebih awal dan mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas untuk menghindari penumpukan massa di waktu-waktu kritis. Informasi mengenai denah parkir, jalur alternatif, dan jadwal transportasi publik terus disosialisasikan secara masif agar masyarakat jangan sampai ketinggalan momen bersejarah ini hanya karena terjebak dalam masalah teknis perjalanan. Kesuksesan acara ini bukan hanya beban kepolisian semata, melainkan tanggung jawab kolektif semua elemen bangsa.
