Pemerintah Kota Mataram bekerja sama dengan kepolisian lalu lintas meluncurkan program penataan tempat penitipan kendaraan di pusat perbelanjaan utama. Langkah ini diambil guna mengatasi kendala kemacetan parah yang kerap terjadi akibat kendaraan parkir memakan bahu jalan protokol. Juru parkir liar ditertibkan dan diberikan pembinaan agar mengarahkan kendaraan pengunjung masuk ke dalam kantong parkir resmi. Pengawasan ketat ini terbukti mengembalikan fungsi utama jalan raya bagi kelancaran arus lalu lintas kota.
Petugas menyiagakan personel di sepanjang rute bisnis guna memastikan tidak ada juru parkir yang nekat menggunakan area larangan parkir. Pemasangan rambu lalu lintas baru dan barikade jalan dilakukan pada titik-titik rawan penumpukan kendaraan pada jam sibuk sore hari. Pengemudi yang melanggar aturan parkir diberikan sanksi penilangan tegas demi memberikan efek jera yang nyata. Penataan ini membuat kapasitas jalan meningkat sehingga arus kendaraan mengalir lebih lancar.
Selain penertiban di lapangan, sistem pembayaran parkir nontunai mulai diterapkan secara bertahap guna meningkatkan transparansi pendapatan daerah dari sektor tersebut. Penggunaan teknologi ini meminimalisir kebocoran retribusi sekaligus mencegah terjadinya praktik pungutan liar oleh oknum petugas nakal. Masyarakat menyambut positif pembaruan sistem ini karena proses transaksi menjadi lebih cepat dan teratur. Penataan manajemen perparkiran ini mengubah wajah pusat kota menjadi lebih modern.
Para pemilik toko di sepanjang jalur utama mengaku mengalami peningkatan jumlah pengunjung setelah alur lalu lintas tertata dengan rapi. Pengunjung merasa lebih nyaman berbelanja karena tersedia ruang parkir yang aman dan tidak menimbulkan kemacetan jalan. Kerjasama yang baik antara pengelola usaha, juru parkir, dan aparat keamanan menjadi kunci sukses keberlanjutan program ini. Suasana pusat kota kini terasa jauh lebih tertib dan menyenangkan.
Program penataan tempat penitipan kendaraan ini terbukti menjadi solusi ampuh dalam menciptakan ketertiban berlalu lintas di Kota Mataram. Kebijakan ini terbukti efektif dalam meminimalisir kemacetan parah yang selama ini mengganggu mobilitas harian warga kota. Aparat penegak hukum berjanji akan terus konsisten menjaga ketertiban ruang jalan dari parkir liar secara berkelanjutan. Warga diimbau untuk selalu mematuhi aturan perparkiran demi kenyamanan bersama.
