Eco-Tour Guard: Polres Mataram Amankan Wisata Tanpa Polusi
Sebagai salah satu pusat destinasi wisata di Nusa Tenggara Barat, Kota Mataram terus berinovasi dalam mengelola keamanan area publik yang sejalan dengan prinsip kelestarian lingkungan hidup. Polres Mataram memperkenalkan strategi Eco-Tour Guard, di mana pengamanan di area wisata dilakukan menggunakan kendaraan listrik dan patroli sepeda guna mengurangi emisi gas buang dan kebisingan di sekitar pengunjung. Langkah ini diambil untuk mendukung konsep pariwisata berkelanjutan yang ramah lingkungan, sehingga wisatawan dapat menikmati keindahan kota dengan udara yang tetap bersih dan segar tanpa gangguan asap kendaraan petugas. Inovasi ini mencerminkan wajah baru kepolisian yang modern, peduli lingkungan, dan adaptif terhadap kebutuhan sektor pariwisata yang kian mengedepankan aspek ekologis.
Kehadiran petugas di lapangan dengan atribut yang santun namun tetap sigap memberikan rasa aman bagi para pelancong yang sedang berjalan-jalan di kawasan taman kota maupun pusat perbelanjaan. Melalui penerapan Eco-Tour Guard, polisi tidak hanya menjaga ketertiban umum, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat dalam mempraktikkan gaya hidup hijau di ruang publik setiap hari. Petugas dibekali dengan kemampuan komunikasi multibahasa dasar untuk membantu wisatawan mancanegara yang membutuhkan informasi mengenai rute wisata atau bantuan medis darurat di sekitar lokasi. Kedekatan yang humanis ini membuat citra pariwisata Mataram semakin positif di mata dunia, karena didukung oleh sistem keamanan yang profesional namun tetap menjaga keasrian alam sekitar secara maksimal.
Selain pengamanan fisik, unit ini juga berperan dalam mengawasi kebersihan destinasi wisata dari sampah plastik yang sering kali menjadi masalah utama di kawasan keramaian penduduk yang padat. Fokus pada program Eco-Tour Guard mencakup sosialisasi kepada para pelaku usaha kuliner dan pedagang kaki lima agar tetap menjaga kebersihan lingkungan masing-masing demi kenyamanan bersama. Polisi bertindak tegas terhadap oknum yang kedapatan melakukan perusakan fasilitas umum atau membuang limbah secara sembarangan yang dapat merusak estetika kota yang indah. Dengan lingkungan yang tertata rapi dan udara yang bersih, wisatawan akan merasa betah berlama-lama di Mataram, yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.
